Jumat, 04 Desember 2015
soal dan pembahasan kimia UN tahun 2014
yuk yang mau tahu lebih lanjut bagaimana soal-soal UN kimia tahun 2014 klik disini
Jumat, 18 September 2015
Pergaulan Bebas
Pergaulan
adalah proses berbaurnya seseorang dengan orang lainya ataupun dengan
kelompok(masyarakat). Pergaulan mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan
kepribadian seseorang. Pergaulan itu pun di bagi menjadi dua bagian yaitu:
pergaulan positif dan pergaulan negatif. Pergaulan positif adalah interaksi seseorang
dengan orang lainnya yang sehat, dalam artian dengan melakukan berbagai hal
yang positif. Sementara pergaulan negative atau sering disebut juga pergaulan
bebas adalah suatu interaksi menyimpang dari ikatan-ikatan yang ada.
Pergaulan
merupakan bagian HAM setiap individu.
Jadi pergaulan antar manusia harusnya bebas, tetapi tetap mematuhi norma
bermasyarakat, norma agama, norma budaya, serta norma hukum. Pergaulan bebas
juga dapat didefinisikan sebagai melencengnya pergaulan seseorang dari
pergaulan yang benar, pergaulan bebas diidentikan sebagai bentuk dari pergaulan
luar batas atau bisa juga disebut pergaulan liar. Pergaulan yang dilakukan di berbagai
macam lapisan masyarakat saat ini
terutama dalam masa usia remaja yang masih sangat labil emosinya
kebanyakan pergaulan bebas. Sangat berbeda sekali dengan zaman dahulu yang
terkenal akan kelengketan nilai-nilai moral serta norma budaya timurnya. Budaya
timur saat ini sudah hampir sangat punah,
jarang sekali orang –orang yang selalu
taat pada aturan nenek moyang yang ada. Bahkan sekarang yang dijadikan acuan
kebanyakan masyarakat Indonesia adalah Budaya Barat, bukan lagi Budaya Timur.
Lanatas apa yang menyebabkan hal itu terjdi?
Hal itu dapat terjadi karena berbagai factor, diantaranya
Orang tualah yang
paling berpengaruh pada pergaulan seorang individu. Didikan dan ajaran orang
tualah yang paling ampuh dalam kepribadian seseorang. Seseorang dapat
terjerumus dalam pergaulan bebas jika dalam keluarganya sudah merasa di
asingkan, tidak dianggap merasa sudah tidak di perhatikan lagi.
Agama merupakan pondasi
yang kuat dalam diri seseorang. Karena cenderung dijadikan pandangan hidup
setiap orang.
Dengan agama orang dapat membedakan mana yang baik dan mana yang tidak. Tetapi
pada remaja yang ikut kedalam pergaulan bebas ini biasanya tidak mengetahui
mana yang baik dan mana yang buruk
Perubahan zaman / globalisasi yang sudah tidak
bisa di bendung lagi menyebabkan masuknya budaya-budaya barat yang lebih banyak
di tiru oleh setiap orang.
Dampak yang terjadi akibat pergaulan
bebas sangatlah mengerikan ,diantaranya : Sikap mental yang tidak sehat.
Pergaulan antara lelaki dan perempuan tak terkendali (bebas) & penggunaan
narkoba semakin memprihatinkan yang berujung kepada penyakit seperti HIV &
AIDS ataupun kematian.
Hal ini dapat dikurangi bahkan dapat dicegah dengan beberapa
hal yaitu: Pentingnya kasih saying dan perhatian yang cukup dari orang tua..
Pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. Pengawasan yang lebih terhadap
media komunikasi, seperti internet, handphone, dan lain-lain. Perlunya
bimbingan kepribadian bagi seorang anak agar dia mampu memilih dan membedakan
mana yang baik untuk dia maupun yang tidak baik. Perlunya pembelajaran agama
yang diberikan sejak dini.
So.. sekarang kalian tahukan maksud
dari post ini.. :) semoga bermanfaat (y)
Minggu, 23 Agustus 2015
garut
Cerita_Rakyat - Asal Mula Nama Garut
|
|
Sejarah Kabupaten Garut berawal dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendles dengan alasan produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak perintah menanam nila(indigo). Pada tanggal 16 Pebruari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles, telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pembentukan kembali Kabupaten Limbangan yang beribu kota di Suci. Untuk sebuah Kota Kabupaten, keberadaan Suci dinilai tidak memenuhi persyaratan sebab daerah tersebut kawasannya cukup sempit. Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Limbangan Adipati Adiwijaya (1813-1831) membentuk panitia untuk mencari tempat yang cocok bagi Ibu Kota Kabupaten. Pada awalnya, panitia menemukan Cumurah, sekitar 3 Km sebelah Timur Suci (Saat ini kampung tersebut dikenal dengan nama Kampung Pidayeuheun). Akan tetapi di tempat tersebut air bersih sulit diperoleh sehingga tidak tepat menjadi Ibu Kota. Selanjutnya panitia mencari lokasi ke arah Barat Suci, sekitar 5 Km dan mendapatkan tempat yang cocok untuk dijadikan Ibu Kota. Selain tanahnya subur, tempat tersebut memiliki mata air yang mengalir ke Sungai Cimanuk serta pemandangannya indah dikelilingi gunung, seperti Gunung Cikuray, Gunung Papandayan, Gunung Guntur, Gunung Galunggung, Gunung Talaga Bodas dan Gunung Karacak. Saat ditemukan mata air berupa telaga kecil yang tertutup semak belukar berduri (Marantha), seorang panitia "kakarut" atau tergores tangannya sampai berdarah. Dalam rombongan panitia, turut pula seorang Eropa yang ikut membenahi atau "ngabaladah" tempat tersebut. Begitu melihat tangan salah seorang panitia tersebut berdarah, langsung bertanya : "Mengapa berdarah?" Orang yang tergores menjawab, tangannya kakarut. Orang Eropa atau Belanda tersebut menirukan kata kakarut dengan lidah yang tidak fasih sehingga sebutannya menjadi "gagarut". Sejak saat itu, para pekerja dalam rombongan panitia menamai tanaman berduri dengan sebutan "Ki Garut" dan telaganya dinamai "Ci Garut". (Lokasi telaga ini sekarang ditempati oleh bangunan SLTPI, SLTPII, dan SLTP IV Garut). Dengan ditemukannya Ci Garut, daerah sekitar itu dikenal dengan nama Garut. Cetusan nama Garut tersebut direstui oleh Bupati Kabupaten Limbangan Adipati Adiwijaya untuk dijadikan Ibu Kota Kabupaten Limbangan. |
Minggu, 09 Agustus 2015
Langganan:
Komentar (Atom)






